Sabtu, 16 Juni 2012

Perlunya mengetahui dan menganalisa laporan keuangan bagi seorang Entrepreneur

Sebelum terjun menjadi seorang entrepreneur mungkin seorang engineer sangat ahli dalam membuat sebuah produk, seorang sales dan marketing sangat ahli dalam menjual dan memasarkan, seorang finance sangat ahli dalam analisis keuangan dan kesemuanya memiliki ilmu-ilmu yang sangat spesifik dan spesialist.

Bagi seorang entrepreneur yang baru terjun kedalam kawah candra dimukanya bisnis, semua keahlian harus dimiliki seorang entrepreneur bagaikan seorang CEO atau direktur perusahaan yang mengetahui semua sisi perusahaan mulai dari produk, sales, marketing, human resource, general affair dan juga analisis keuangan. Tidak heran kalau seorang entrepreneur dituntut serba bisa. Bagaikan seorang mahasiswa MBA yang dituntut serba bisa di semua aspek perusahaan.

Sudah kita bahas di artikel-artikel pentingnya laporan keuangan perusahaan bagi seorang entrepreneur. Kenapa? karena laporan keuangan adalah pengukuran wajib bagi sebuah perusahaan meskipun terdapat pengukuran lain diluar laporan keuangan yang dapat dibuat untuk mengukur performansi secara internal. Dengan laporan keuangan kita dapat mengukur apakah performansi perusahaan bergerak maju, stagnan atau malah cenderung menurun. Laporan keuangan juga menjadi standar wajib bagi perbankan untuk memperoleh kredit, lampiran dalam pelaporan pajak dan lampiran tender dalam proyek-proyek besar pemerintah atau swasta.

Why might someone interviewing for an entry level job have a better shot at getting a good job if he or she had a good grasp of financial management?

Managers want to hire people who can make decisions with the broader goal of corporate value maximization in mind because investors are forcing top managers to focus on value maximization.

Di kalangan orang awam tingkat kesuksesan seorang karyawan diukur dari berapa jumlah penghasilan perbulan atau pertahun yang bisa didapatkan, sedangkan kesuksesan seorang entrepreneur dilihat dari seberapa besar jumlah omzet atau sales atau penjualannya. Dan juga jumlah karyawan yang dipekerjakan juga menjadi tolok ukur kesuksesan seorang entrepreneur di mata orang awam. Bagi orang-orang yang mengerti bidang manajemen banyak hal yang dapat menjadi tolok ukur kesuksesan seorang entrpreneur antara lain berapa margin atau profit atau keuntungan dari perusahaan yang dijalankan oleh si entrepreneur. Jika penjualan tinggi tetapi biaya operasional juga tinggi maka keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan sangat rendah. Bahkan jika biaya operasional lebih tinggi maka perusahaan akan mengalami kerugian. Dalam laporan keuangan kita dapat mengetahui apakah perusahaan mengalami keuntungan atau kerugian. Berapa biaya operasional yang dikeluarkan per tahun dan bagaimana menghemat biaya operasional sehingga keuntungan perusahaan meningkat.

1 komentar:

uii profile mengatakan...

Terimakasih Infonya
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
:)
twitter : @profiluii :)strynver